Menulis catatan singkat ini bersama nene di teras rumah
sambil memandangi pelangi sore yang menyapa. Merindukan saat seperti bersama beliau,sudah
beberapa waktu tak ada waktu untuk kami tertawa bersama lagi. Seperti beberapa
tahun lalu,jika papa mulai memarahi aku karna melakukan satu kesalahan,slalu
ada nene yang melindungiku. Satu waktu saat umurnya gigiku untuk
tanggal,saat-saat itulah aku mengalami seperti ketakutan untuk di bawa ke
dokter gigi,papa membentakku dan memaksa untuk aku menuruti beliau untuk mau ke
dokter gigi. Hingga tetesan air mata mengalir di mata kecilku,saat itu aku
berlindung di pelukan nene. Meminta perlindungan beliau,dukungan beliau agar
papa tidak menyuruhku lagi untuk mencabut gigi. Ahh nene memang paling
mengerti. Merindukan juga saat sore seperti ini,berjalan sore bareng nene,entah
kemana yang penting jalan J
Merindukan saat aku membelikan pecel lele kesukaan nene,dan
kami makan bersama. Merindukan saat tidur malam bersama nene,saat aku masih
sangat takut untuk tidur sendiri. Merindukan sungai dan kebun rambutan di kampung
yang selalu aku jelajahi bersama nene {}
Merindukan nada bangga dari mulut nene keluar,saat
membanggakan aku cucu pertamanya di depan teman-temannya.
Merindukan saat nene berkata “Cucu kesayangan ini,punya anak
lakian semua lima. Hanyar dapat cucu binian ini” hhhaha
Tak terasa tlah dua tahun nene mengalami sakit jantung
ini,sejak beliau koma selama 26 hari. Sejak itu pula beliau tidak bisa seperti
dulu lagi. Untuglah Allah masih memeberikan umur panjang kepadanya,walau saat
itu kami pesimis pada kesehatannya. Nene yang sekarang,sangat susah untuk
berbicara.berbicara dengan sangat pelan,berjalan pun setidaknya harus dituntun.
Nene sempat mengalami stroke ringan pada tangan
kanannya,tapi berkat kemauannya yang kuat untuk sembuh dan dukungan dari
kami,sekarang stroke itu hilang .
Nene sekarang tak sanggup lagi membawaku keliling kota ini
dengan mengendarai motor :”
Nene sekarang harus memakan makanan yang tidak sembarangan.
Nene sekarang selalu menangis setiap bertemu orang-orang yang menyayanginya,ia tidak pernah lupa akan mereka. walau koma dan kelua masuk RS ia jalani.
Nene sekarang lebihh serring merebahkan badannya,terbaring
walau ia tlah tampak lebih sehat.
Nene sekarang masih memanggilku dengan sebutan “a” panggilan
saying darinya,yang sangat aku rindukan setiap waktu.
“Pulang sore lagi besok a”..
“Mandi sudah a.senja itu nah”..
“hati-hati a,bismilah”..
“Gantikan pank sinetron,a”..
Dan kebiasaan nene yang tak pernah hilang,slalu tidak mau
ketinggalan sinetron kegemarannya :D
Salah satu orang yang sangat berarti,orang yang mendukungku
sampai sekarang. Saat kelulusan nanti,ku ingin juga melihat senyum bahagia nene
untuk cucu pertamanya ini.
*hugs* sepuluh tahun yang lalu foto ini diambil :')


0 komentar:
Posting Komentar