Pages

Rabu, 08 Februari 2012

Tentang Dia #1

Abdur Rahim Samrud...


Seuntai nama yang selalu ada di relung hatiku,yang selalu menjadi semangatku.
beberapa minggu aku duduk di kelas 11,aku mulai mengenal satu persatu teman baruku. berawal dari ketidaksengajaan dan ketidakkenalan antara aku,vero,dan rahim serta dahlin,membuat kami menjadi empat sekawan yang tak dapat dipisahkan pada waktu itu. mengerjakan tugas,peer,belajar bareng dan curhat bareng pun hampir tiap waktu kami lakukan. persahabatan yang konyol..hhaha.
Akhir kelas 11,merupakan waktu-waktu dimana kami makin dekat,setiap malam mereka ke rumahku sekedar mampir bahkan curhat mengenai pacar-pacar mereka. dan bahkan kami menonton pertandingan bola hingga larut malam.



Persahabatan ku bersama rahim mungkin yang sampai sekarang,masih tetap terjalin dengan baik. walau ikatan kami,telah berubah status menjadi pacar.




Ingat waktu dulu bagaimana rahim datang ke rumah hanya untuk sekedar curhat hingga larut malam,menuangkan sgala cerita dan emosi yang bercampur mengenai mantanpacarnya. moment yang sampai sekarangpun masih aku ingat,saat itu dia meneteskan air matanya hanya karna hubungannya berakhir dengan mantanpacarnya saat itu. tetesan air mata itu sebuah ungkapan hatinya yang begitu tidak terima atas alasan "BOSAN" yang dikeluarkan oleh mantanpacarnya itu. malam itu ingin rasanya memeluknya,menggapai pundaknya dengan erat,menguatkan dia. Menurutku seorang laki-laki yang menangis itu sangat cengeng,tapi setelah melihat dengan mata kepala sendiri bagaimana rasa sakit itu menggerogoti sahabatku sendiri,sakit karna cinta. 
Satu yang ku tau setelah itu,bahwa mereka laki-laki juga memilki perasaan. perasaan yang juga dapat sakit,jika tergores.

Tak ku sangka,hanya menempatkan diri sebagai pendengar yang baik,ternayata respon ku itu cukup membuat dia merasa kuat,kembali tegar. Dan bangkit kembali,tidak memikirkan lagi bagaimana dan apa yang telah dia lalui kemarin. Seperti melihat pelangi setelah hujan deras,begitulah saat aku melihat ia tersenyum untukku,meyakin aku bahwa dia telah baik-baik saja.

Sahabatku Rahim.. :)
Aku akan selalu mendukungmu,dan selalu berada disampingmu.






0 komentar:

Posting Komentar